21 Pasar Tradisional di Jakarta Akan Direvitalisasi

21 Pasar Tradisional di Jakarta Akan Direvitalisasi

BAGIKAN
suasana di salah satu pasar tradisonal di Jakarta Selatan

kamarberita.com, JAKARTA – Direktur Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa sebanyak 21 pasar tradisional yang tersebar di DKI Jakarta akan direvitalisasi. Hal ini dilakukan untuk lebih mengembangkan konsep pasar tradisional yang selama ini diterapkan di ibukota.

“Nantinya pasar-pasar tradisional yang ada di Jakarta akan dikembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi pasar tradisional yang berkonsep modern dan diharapkan mampu menghadapi kompetisi yang semakin ketat,’kata Arief dalam keterangannya, Sabtu (3/11/2018)

Menurutnya, revitalisasi yang akan dilakukan oleh Pasar Jaya terdiri dari dua konsep pembangunan, yaitu pembangunan pasar yang berdiri sendiri dan pasar yang dikombinasikan dengan fungsi lain.

“Pasar yang berdiri sendiri atau pasar rakyat yang diperuntukkan khusus bagi pedagang itu nantinya akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang, di antaranya tempat distribusi dan hiburan berupa bioskop rakyat,” jelas Arief.

Arief menambahkan, pasar yang dikombinasikan dengan fungsi lain itu umumnya lebih bersifat komersial, sehingga akan diintegrasikan dengan permukiman warga, rusunawa atau rusunami, hotel, perkantoran dan sebagainya.

Beberapa pasar yang akan dilakukan revitalisasi, di antaranya Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Pasar Kebon Melati (Jakarta Pusat), Pasar Lontar (Jakarta Pusat), Pasar Lontar (Jakarta Utara), Pasar Jembatan Lima (Jakarta Barat) dan Pasar Jembatan Besi (Jakarta Barat).

Kemudian, Pasar Jelambar Polri (Jakarta Barat), Pasar Radio Dalam (Jakarta Selatan), Pasar Mede (Jakarta Selatan), Pasar Pondok Labu (Jakarta Selatan), Pasar Karet Pedurenan (Jakarta Selatan), Pasar Mampang Prapatan (Jakarta Selatan), Pasar Kayu Putih (Jakarta Utara), dan Pasar Rawamangun (Jakarta Timur). (al)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR