Culik ABG Autis Lugu, Pelaku Bujuk Pakai Minuman dan Uang Rp. 5.000

Culik ABG Autis Lugu, Pelaku Bujuk Pakai Minuman dan Uang Rp. 5.000

BAGIKAN

Kamarberita.com – Hasan Alhadad alias Hasan pelaku penculikan ABG autis berinisial AASSDL, 17, di Jalan Pulau Saelus, Senin (24/10) sore hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Denpasar. Dari hasil pemeriksaan didapati fakta yang cukup mengejutkan. Di mana pelaku mengaku memang sudah beberapa kali merencanakan dan berusaha membawa kabur korban.

Hal ini bahkan diakui sendiri oleh pelaku asal Waingapu Sumba Timur, NTT, saat rilis media, di Polresta Denpasar, Rabu (24/10) siang.

Menurut tersangka yang akrab dipanggil Acan ini, dirinya telah beberapa kali mencoba memantau pergerakan korban. Terutama saat korban sedang bermain-main di sekitar rumahnya di Banjar Tengah, Sesetan, Denpasar Selatan. “Ya sebelumnya saya sering lihat dia (korban), tapi saya tidak kenal,” kata pelaku.

Lanjutnya, dirinya juga sudah beberapa kali mengiming-imingi korban dengan uang agar mau diajak oleh pelaku. Pada intinya pelaku memanfaatkan keluguan korban dengan berpura-pura baik. Tapi karena dalam kondisi yang belum memungkinkan, pelaku kemudian memutuskan untuk membatalkan aksinya beberapa kali.

“Sebelumnya saya coba ajak saya berikan uang Rp 5.000,” tambah pelaku yang kesehariannya sebagai pengepul barang antik ini.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah menyelidiki dan memeriksa pelaku untuk bisa menguak lebih jauh terkait motif dan apakah adanya korban lain.

“Kami masih mendalami keterangan pelaku ini,” tandasnya. Seperti dikutip dari Radar Bali, Kamis, (25/10).

Sebelumnya  Wiratni, 47, ibu korban penculikan, Bukan hanya shock,  saat ditemui di kediamannya di Banjar Tengah Sesetan No. 348, Denpasar Selatan, Selasa (23/10) siang, ibu korban juga mengungkapkan rasa traumanya. Ia trauma karena upaya penculikan terhadap putrinya yang dilakukan Hasan Halhadat, 33, bukanlah kali pertamanya.

Menurut Wiratni, sekitar tiga bulan lalu, pelaku juga sempat berniat membawa kabur korban dengan cara mengiming-imingi korban akan dibelikan minuman. Kejadian ini terjadi di depan salon Cantik, yang terletak di mulut gang Trijata, samping rumah korban. Namun upaya pelaku saat itu, berhasil digagalkan oleh karyawan salon Cantik, dan pelaku langsung kabur.

“Waktu kejadian itu, saya dikasih tahu oleh karyawan salon. Nah, pas video kemarin (video penangkapan pelaku) viral di medsos, karyawan salon itu bilang ke saya bahwa pelaku adalah orang yang sama yang sebelumnya mencoba membawa kabur anak saya,” tutur Jero Wiratni.

Bahkan kata Wiratni, ada dugaan pelaku sudah mengincar anaknya sejak lama. Apalagi menurut beberapa saksi di sekitar rumah korban menyebut bahwa sebelum di tangkap, pelaku ini kerap terlihat di sekitar rumah korban.

Saat mencoba membawa kabur korban, Pada Senin (22/10) sore pun pelaku membawa dua helm sekaligus untuk dipakaikan kepada korban. Saat kejadian penculikan pada hari Selasa (22/10) itu, Wiratni memberanikan diri mengejar pelaku sendiri. Pasalnya ayah korban dan juga kakaknya saat itu sedang bekerja.

Saat ini pelaku yang tinggal di jalan Kerta Dalem Sari IV nomor 19, Sidakarya, Denpasar ini diamankan di Mapolresta Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari penangkapan pelaku, polisi menyita barang bukti satu Unit Yamaha Mio Soul No.Pol. DK 6102 IK yang dipakai pelaku membawa kabur korban, pakaian yang dipakai pelaku dan pakaian yang dipakai korban. (*/kb).

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR