Ini Kata Perpisahan Dari Tunangan Jamal Khashoggi, Jurnalis Yang Tewas Dibunuh

Ini Kata Perpisahan Dari Tunangan Jamal Khashoggi, Jurnalis Yang Tewas Dibunuh

BAGIKAN

Kamarberita.com – Hatice Cengiz, tunangan Jamal Khashoggi, menuliskan salam perpisahan untuk sang jurnalis pengkritik rezim Raja Salman yang dinyatakan tewas dibunuh saat diinterogasi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

“Mereka mengambil kehadiran fisikmu dari duniaku. Namun, tawa indahmu akan tetap ada di dalam jiwaku selamanya. Sayangku #jkhashoggi,” tulis Cengiz melalui akun Twitter pribadinya.

Dalam kicauan tersebut, Cengiz melampirkan cuplikan dokumenter sebuah televisi mengenai Khashoggi.

Di awal cuplikan tersebut, Khashoggi terlihat sedang menjawab sebuah pertanyaan ketika tiba-tiba seekor kucing melompat ke atas pangkuannya.

Khashoggi melihat kucing itu sejenak, kemudian tergelak dan wawancara terhenti. Seorang kru lantas mengambil kucing itu dari atas paha Khashoggi.

Sambil tersenyum, Khashoggi berkata kepada jurnalis yang mewawancarainya, “Kalian harus membiarkan adegan itu masuk ke dalam filmnya.”

Sebelumnya, Cengiz tak percaya Khashoggi telah tiada. Ia hanya tahu, Khashoggi tak kunjung keluar sejak masuk ke dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen keperluan pernikahan mereka, 2 Oktober lalu.

Kala itu, Cengiz ikut mengantar Khashoggi, tapi ia hanya menunggu di luar. Cengiz terus menunggu hingga matahari terbenam, dan Khashoggi tak pernah muncul lagi.

“Saya tidak tahu apakah Jamal ada di dalam atau tidak. Saya ingin tahu di mana Jamal berada. Apakah mereka menahannya? Apakah mereka menculiknya? Apa dia di penjara,” kata Cengiz kepada CNN sehari setelah Khashoggi hilang.

Sembari menangis, Cengiz kembali berkata, “Apa yang ia makan? Apa yang ia minum? Apakah dia pantas diperlakukan seperti ini? Dia bukan teroris. Dia seorang analis dan jurnalis.”

Khashoggi sendiri sudah mengetahui bahwa bahaya selalu mengintainya karena karya-karyanya yang sarat kritik terhadap kerajaan, terutama Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Al Saud.

Ia pun kabur ke Amerika Serikat pada tahun lalu untuk menghindari potensi penahanan atau pembunuhan oleh Saudi, ketakutan yang akhirnya menjadi kenyataan.

Setelah terus mengklaim bahwa Khashoggi sudah keluar dari gedung konsulat dengan selamat, akhir pekan lalu Saudi akhirnya mengakui jurnalis itu tewas di dalam kantor perwakilan tersebut.

Sehari setelah itu, media Turki merilis potongan CCTV, menunjukkan Khashoggi bergandengan tangan memasuki satu gedung apartemen yang baru saja dibeli sang jurnalis untuk keluarga barunya kelak. Dilansir dari CNN. */kb).

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR