Caleg PBB Mahadi Manik, Dukung Pemprov Realisasikan Wisata Halal Jakarta

Caleg PBB Mahadi Manik, Dukung Pemprov Realisasikan Wisata Halal Jakarta

BAGIKAN
Caleg PBB DPRD DKI Jakarta Mahadi Manik, Setiabudi Cilandak KebBaru KebLama Pesanggerahan

Kamarberita.com – Mengembangkan Wisata Halal menjadi sebuah kebutuhan, Jika  melihat target nasional wisatawan mancanegara, terutama Muslim dari Timur Tengah, masuk ke Indonesia mencapai 20 juta orang pada 2020 nanti. Potensi pasar wisatawan Muslim yang belum digarap selama ini memiliki posisi penting untuk pencapain target tersebut.  Wisatawan muslim kebanyakan yang  berasal dari Timur  Tengah, Asia Utara dan Asia Tenggara.

Sebagai Ibukota Negara Jakarta yang juga menjadi salah satu destinasi wisata, harus mempercepat pengembangan wisata halal. “Pelaku industri Pariwisata  di Jakarta harus bersinergi dengan program-program pemerintah untuk menyiapkan fasilitas yang memiliki sertifikat  halal”. Ujar Mahadi Manik, yang saat ini sebagai caleg DPRD DKI Jakarta, dari Partai Bulan Bintang (PBB), nomor urut 4, daerah pemilihan 7, Jakarta Selatan   yang mencakup Kecamatan Setiabudi, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Pesanggerahan dan Cilandak.

Adapun indikator wisata halal adalah  kenyamanan pengunjung atau konsumen. Bagi wisatawan Muslim, mereka tidak hanya membutuhkan fasilitas umum tetapi juga membutuhkan Masjid yang layak. Selain itu membutuhkan tempat-tempat makan yang kehalalannya terjamin.

“Di tempat wisata,tempat umum dan hotel,  fasilitas untuk kebutuhan wisatawan Muslim diantaranya adalah, ketersediaan  makanan dan produk halal,  fasilitas Sholat yang layak, toilet dengan fasilitas bersuci, layanan Ramadan atau Puasa,  jaminan tidak adanya aktivitas maksiat” Ujar Mahadi Saat ditemui di bilangan Pasar Minggu, Sabtu (13/10).

Hal ini tentu mendorong bagi penyedia layanan wisata Muslim untuk memberikan label halal dalam produknya.  Sebab pertama sekali dilakukan oleh wisatawan Muslim setiap kunjungan adalah memastikan toilet memiliki fasilitas untuk bersuci. Setelah itu, mereka mencari informasi mengenai keberadaan makanan halal.

Mahadi Manik juga mengatakan, Jika nantinya terpilih menjadi anggota legislative di DKI Jakarta hal ini akan menjadi prioritas utamanya yaitu mengawal dan mendorong agar mempercepat wisata halal dapat terealisasi di Jakarta,  yang akan bermanfaat bagi peningkatan pendapatan daerah juga bermanfaat bagi masyarakatnya.

Kondisi saat ini makanan yang belum terjamin kehalalannya dan tempat ibadah memadai di lokasi wisata. masih ada mall yang tidak memperhatikan kebutuhan pengunjung akan tempat ibadah, yang menempatkan mushala di basement dan kondisinya kumuh.

“Sekarang ini bagamana mempercepat terjadinya  transformasi pariwisata dengan mendiversifikasi produk-produknya sehingga lebih cepat tercipta wisata halal Jakarta” pungkasnya.

Selaras dengan itu beberapa waktu lalu Sandiaga Salahuddin Uno saat masih menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta  mengatakan potensi yang bisa didapat dari wisata halal ini sangat besar. Dia memasang target satu juta wisatawan datang ke Jakarta untuk menikmati wisata halal, dengan pendapatan hingga Rp 30 triliun, berharap target tersebut tercapai pada tahun 2020.

Jakarta belum menjamah dan memasuki pasar Timur Tengah, pasar Asia Utara, juga Asia Tenggara dan di Afrika Utara. Hampir semua destinasi di Jakarta bisa disulap menjadi wisata halal.  Kepulauan Seribu itu Maldivesnya Indonesia.

Sekilas Negara Negara yang mengembangkan wisata halal yaitu Jepang, korea, kamboja dan Taiwan. Jepang misalnya ada masjid keliling. Taiwan, Sebanyak 200 hotel dan restoran telah memperoleh sertifikat halal.  Jepang dan Korea itu kehalalan dihitung dari sertifikatnya. */kb).

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR