Sering Dimaki dan Diusir, Pria ini Buat Skenario Bunuh Istrinya

Sering Dimaki dan Diusir, Pria ini Buat Skenario Bunuh Istrinya

BAGIKAN

Kamarberita.com – Dumai – Tak sanggup lagi menahan amarah, Sopan Sofiyan (23)  pun nekad menghabisi nyawa istrinya dengan membuat skenario seolah Niah(26) istrinya korban perampokan. Pasalnya prilaku istrinya yang tak menghormatinya, sering dimaki bahkan diusir dari rumahnya oleh Niah istrinya. Kejadian ini Di rumah mereka di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

Skenario yang dibuat Sofiyan, berpura-pura terjadi perampokan di rumahnya. Pada Senin (1/10/18) dini hari, ia mendatangi kamar istrinya dengan mebawa bantal. Lantas membekap wajah istrinya dengan batal sampai mati kehabisan nafas. Untuk memastikan nyawa istrinya sudah melayang, pria itu mencekik lihir korban.

Lalu, dibuatlah skenario seolah Nia korban perampokan. Seluruh perhiasan emasnya dilucuti. Termasuk dua telephon genggam korban. Tak cukup dengan itu, Sofiyan lalu merusak ensel jendela. Membuat kesan soalah maling masuk lewat situ.

Selain itu, Sofian juga membenturkan keningnya di tembok. Membuat kebohongan seakan dirinya dipukul rampok. Ia juga mengikat kaki dan melakban mulutnya. Mengkondisinya seolah dirinya juga korban perampokan.

Namun, Sofiyan bukan actor ulung. Kebohonganya terbongkar dengan mudah. Polisi sejak awal curiga semua rekayasa. Kematian Nia tak seperti akibat dibunuh perampok. Cara mengingat Sofiyan juga mencurigakan. Kenapa hanya kakinya, sementara tanganya tidak.

Hal itu diungkapkan Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan kepada wartawan dalam jumpa pers kemarin. Selain menangkap Sofiyan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti tindak kejahatan. Seperti bantal yang digunakan membekap wajah korban sampai meninggal.

Atas perbuatan jahatnya, membunuh istrinya secara terencana, Sofiyan kini mendekam di tahanan Polres Dumai. Ia dijerat Pasal 340 KUH dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Seterti dilansir dari Riauterkini doc. */kb.

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR