Sebut Ibu Kota Israel di Yerusalem, Penerbit Yudhistira Diprotes

Sebut Ibu Kota Israel di Yerusalem, Penerbit Yudhistira Diprotes

BAGIKAN
Isi buku IPS kelas 6 SD yang menyebut ibukota Israel di Yerusalem
kamarberita.com, Surabaya – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur protes terhadap isi buku IPS kelas 6 SD yang menyebut ibukota Israel di Yerusalem.
Surat klarifikasi PGRI tertanggal 13 Desember 2017 tersebut dilayangkan kepada Penerbit Yudhistira yang beralamatkan di Kutisari Besar 3, Surabaya beredar.
Buku yang disusun Dra Indriastuti, Drs Sutrisnan Rochadi dan Dwi Suryanti, S.Pd minta segera ditarik dari peredaran.
Di dalam surat yang ditandangani Ketua PGRI Jatim H Ichwan Sumadi dan Sekretarisnya, H Heru Suparno, itu mempersoalkan materi pada halaman 15 atau tabel 3.3 Tabel Negara di Asia Barat nomor urut 6 tertulis bahwa ibukota Israel adalah Yerusalem, yang seharusnya Tel Aviv.
PGRI menilai dengan isu yang sedang berkembang pemindahan ibukota Israel ke Yerusalem menimbulkan pertentangan internasional, khususnya bagi Umat Islam karena di Yerusalem terdapat Masjidil Aqso yang merupakan simbol dan kota suci bagi Islam, Nasrani dan Yahudi.
Ketua PGRI Jatim Ichwan Sumadi saat dikonfirmasi membenarkan surat karifikasi tersebut. “Sudah kita kirim hari ini ke penerbitnya,” kata dia saat dihubungi detikcom, Rabu (13/12/2017). (ojan/seru)
Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR