Dinkes Belum Temukan Penyakit Difteri

Dinkes Belum Temukan Penyakit Difteri

BAGIKAN
Ilustrasi. Foto: Istimewa
KAMARBERITA.COM, JAMBI- Merangin – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin belum menemukan adanya masyarakat terjangkit virus corynebacterium diphtheriae, bakteri penyebab penyakit difteri.
Difteri yang dikenal lebih tinggi dari bakteri ini, dianggap salah satu penyakit yang berbahaya. Penyakit ini merupakan penyakit mematikan, namun sampai saat ini warga Merangin belum terdeteksi penyakit ini.
Kadis Dinkes Merangin Salahudin mengatakan, penyakit ini cenderung sakit ditengorokan, bila sudah terkena penyakit menular ini bisa menimbulkan kematian.
“Untuk di Merangin sampai saat ini belum kita temukan. Namun penyakit ini terus kami mendeteksi, sebab kalau sudah terkena bisa berakibat fatal,” ujar Salahudin.
Dikatakan Salahudin, ciri-ciri terkena penyakit ini hampir sama dengan btuk dan flu, namun penyakit ini memiliki ciri khas tersendiri.
“Sama dengan batuk pilek pada umumnya, namun perbedaannya penyakit ini ada pembengkakan di selaput tipis tengorokan, nah sudah bengkak bisa gagal pernapasan,” kata Salahudin.
Lanjut Salahudin, bakteri difteri lebih besar dari pada bakteri pada umumnya. Selain mudah tertular penyakit ini juga susah untuk ditangkal.
“Bakteri ini lebih tinggi dari bakteri biasa. Biasanya penyakit ini menular lewat udara, dari bekas gelas minuman, dan interkasi angsung dengan penderita penyakit ini,” sebut Salahudin.
“Untuk mencegah penyakit ini itu ada vaksin, vaksin inilah yang berfungsi untuk mencegah penularannya,” pungkasnya.(ojan/seru)
Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR