Partai Bulan Bintang Mampu Merehabilitasi Anggota HTI Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Partai Bulan Bintang Mampu Merehabilitasi Anggota HTI Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

BAGIKAN
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra Bersama Wakil Ketua Umum PBB Jurhum Lantong.

kamarberita.com, Jakarta – Partai Bulan Bintang (PBB) adalah Partai Islam dan sekaligus Partai Indonesia. PBB merupakan partai yang berasaskan Islam dan menyatakan menerima Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara RI. PBB menganggap Pancasila adalah “kalimatin sawa bainana wa bainahum” atau titik temu yang mempersatukan antara kita sesama kita sebagai warga bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyambut baik saran Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie. Sebelumnya, Jimly menyarankan agar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berubah menjadi ormas dan kemudian bergabung dengan PBB bersama Yusril Ihza Mahendra.

“Saya anjurkan HTI bersiap diri mengubah dari organisasi politik, menjadi ormas biasa saja. Menurut saya, sebaiknya HTI memperkuat saja PBB. Partai yang dipimpin Prof Yusril,” ujar Jimly, saat ditemui usai acara Halal Bihalal di Gedung Nusantara IV DPR MPR RI, Minggu (30/7/2017).

Yusril sangat mengapresiasi apa yang disaran oleh Jimly sekaligus mengatakan bahwa Partai Bulan Bintang sangat terbuka bagi anggota HTI yang berkeinginan menyalurkan aspirasi politiknya dengan syarat dapat memahami dan menerima ketentuan-ketentuan internal partai yang berlambang bulan dan bintang itu.

“Saya menyambut baik apa yang disarankan oleh Prof Jimly agar anggota HTI yang dibubarkan Pemerintah dan anggota FPI bergabung dengan PBB untuk membesarkan partai ini. PBB siap sedia untuk menerima mereka untuk bergabung, dengan tentunya, mengharapkab para ikhwan tersebut memahami dan menerima AD/ART, tafsir asas, progran dan tujuan perjuangan PBB,” kata Yusril melalui pesan Whatsapp, Selasa (1/8/2017).

Bagi PBB, negara RI yang berdasarkan Pancasila adalah negara yang sejalan dengan ajaran dan cita-cita Islam dalam membangun bangsa dan negara. PBB berjuang mempertahankan Negara Kesatuan RI dari setiap rongrongan dan ancaman dari pihak manapun juga.

“Saya berkeyakinan bahwa para anggota HTI yang dibubarkan Pemerintah dan sedang menempuh langkah hukum, serta pimpinan dan anggota FPI dapat meneriman asas dan pandangan PBB dan menerima PBB sebagai wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi Keislaman dan Keindonesiaan dengan kemajemukan masyarakatnya,” lanjutnya.

Yusril berharap apa yang disaran oleh Ketua Umum ICMI Jimly Asshidiqie dapat menjadi motivasi sekaligus mendapatkan respons yang positif dari para ikhwan anggota HTI yang dibubarkan dan juga anggota FPI di seluruh tanah air. (akmal pasaribu)

 

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR