Guru Honorer K2 DKI Jakarta yang Sempat Dipecat, Diaktifkan Kembali

Guru Honorer K2 DKI Jakarta yang Sempat Dipecat, Diaktifkan Kembali

BAGIKAN

kamarberita.com, JAKARTA – Guru Honorer K2 yang sempat mengalami pemecatan dan intimidasi akhirnya diaktifkan mengajar lagi di sekolah masing-masing, serta mendapatkan hak-haknya sebagai guru honorer K2, sambil menunggu putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan, SH., MA, di Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Muchtar sebelumnya menemui Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika, Sekretaris BKD DKI Jakarta Yanu dan Kasi SDM Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Amin Fatkhurohman secara bersamaan.

“Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono menyampaikan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta untuk kembali mengaktifkan kawan-kawan guru honorer K2 ini agar  kembali mengajar di sekolah masing-masing,” kata Muchtar Pakpahan.

Dalam pertemuan, Muchtar meminta agar status pegawai negeri sipil yang sudah seharusnya disandang oleh para guru honorer K2 ini segera diberikan. Apalagi, mereka telah lulus sejak lama dan telah memenuhi semua persyaratan, namun sengaja dipermainkan oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akhirnya hingga kini tidak kunjung jelas status mereka.

“Pak Soni Sumarsono dan Kepala BKD Provinsi DKI Jakarta Agus Suradika menyampaikan agar para guru honorer K2 ini, yang telah memenuhi syarat sebelumnya ini menjadi prioritas untuk diangkat sebagai PNS pada kuota penerimaan CPNS berikutnya,” ujar Muchtar.

Sebelumnya, puluhan guru honorer K2 DKI Jakarta menuntut agar diangkat sebagai PNS, karena telah mengikuti semua prosedur dan telah dinyatakan lulus. Namun pejabat Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang waktu itu dijabat oleh Lasro Marbun sebagai Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta beserta jajarannya malah mempermainkan para guru honorer itu dan tidak kunjung diangkat sebagai PNS.

Bahkan sejumlah tekanan dan intimidasi dilakukan para oknum pejabat Dinas Pendidikan DKI Jakarta kepada para guru honorer, karena para guru itu melawan dan melakukan gugatan ke PTUN. Sejak saat itu, para guru honorer itu mendatangi DPP SBSI dan meminta dibantu dan didampingi dalam gugatan ke PTUN dan juga melakukan advokasi atas persoalan ini. (asp.kb)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR