Kaban: Wajib Dukung MUI, yang Memeranginya Bermakna Menyerang Umat Islam

Kaban: Wajib Dukung MUI, yang Memeranginya Bermakna Menyerang Umat Islam

BAGIKAN
Ketua Majelis Syuro PBB, H.MS Kaban didampingi Ketua DPP PBB Dwianto Ananias dalam Konferensi Pers Sikapi Ahok di DPP PBB, Pasar Minggu, Jaksel

kamarberita.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pendapat resminya pada Selasa (11/10/2016) mengenai kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta alias Ahok. MUI dengan tegas menyatakan Ahok menghina al-Qur’an (al Maidah 51) dan Ulama yang mengajarkan Qur’an itu.

Kini, banyak pihak yang menyerang Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena telah mengeluarkan pendapatnya itu. Pihak-pihak tersebut menyerang MUI dengan membuat petisi untuk membubarkan MUI.

Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban dengan tegas mendukung MUI dan penanganan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok .

“Tidak perlu ada kegentaran per secercah cahaya surut atau bergeming, membela suara kebenaran yang ditetapkan MUI, adili Ahok demi NKRI berdaulat,” kata Kaban yang ditemui di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

 “Wajib dukung MUI, penyelamat akidah umat Islam Indonesia. Yang memeranginya bermakna menyerang umat Islam. Satu Niat Satu Tekad, Kuatkan Jamaah,” sambungnya.

Menurut Kaban, gagasan membubarkan MUI oleh segelintir orang merupakan ide emosional yang cenderung mengundang perselisihan yang tak perlu dan kontraproduktif.

“Kalau mau dukung Ahok silakan, tetapi MUI jalan terus,” ungkap Kaban. (asp.kb)

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR