Berbahaya!!! Limbah B3 Dari Rumah Sakit Dibuang Sembarangan

Berbahaya!!! Limbah B3 Dari Rumah Sakit Dibuang Sembarangan

BAGIKAN

Jambi kamarberita.com Limbah medis serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dibuang sembarangan dari sejumlah rumah sakit di Kota Jambi, mendapat tanggapan serius dari Wali Kota Jambi, Sy Fasha

Fasha kaget saat mengetahui ada informasi soal limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) rumah sakit yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo.

“Sangat tidak dibenarkan kalau dibuang sembarangan. Setahu saya ada memang satu rumah sakit yang memang di dalam rumah sakit tersebut langsung dihancurkan limbahnya,” sebutnya.

Secepatnya Fasha akan koordinasikan dengan Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup dan Rumah Sakit. Akan kita tanyakan kenapa limbah B3 bisa sampai terangkut ke TPA Talang Gulo.

Sebelumnya DPD Jaringan Pemantau Kewenangan (JPK) menggelar aksi demo ke DPRD Kota Jambi, Kamis (24/3), Terkait hal limbah medis serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di sejumlah rumah sakit di Kota Jambi diduga dibuang sembarangan, mereka menuntut agar dewan segera menindaklanjutinya.

Abdullah, selaku koordinator aksi menyampaikan, berdasarkan investigasi mereka, ditemukan limbah medis dan B3 dari rumah sakit di tempat pengepul barang bekas. “Kami temukan jarum suntik, botol infus, bahkan pernah jari tangan di tempat pengepul sampah,” bebernya.

Dia menyebutkan, dari keterangan pengepul sampah limbah berasal dari beberapa rumah sakit di Kota Jambi. Menurutnya, seharusnya untuk limbah medis dan B3 pihak rumah sakit bisa kerjasama dengan pihak ketiga yang sudah memiliki izin dalam pengelolaan limbah B3.

“Tapi kami lihat gudangnya tak ada, inikan aneh. Kita tahu limbah B3 sangat bahaya,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Mustamar, mengatakan pihaknya akan memanggil Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jambi untuk dimintai keterangannya.

“Memang kami sudah ada niat memanggil rumah sakit dan perusahaan pengelola B3,” kata Mustamar.

Loading Facebook Comments ...

TINGGALKAN KOMENTAR